Modernisasi Armada: Pelni Terima Suntikan Modal Rp 2,5 Triliun untuk Kapal Baru

Kamis, 05 Februari 2026 | 09:25:31 WIB
Modernisasi Armada: Pelni Terima Suntikan Modal Rp 2,5 Triliun untuk Kapal Baru

JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto secara resmi memberikan lampu hijau bagi penguatan armada maritim nasional melalui pemberian suntikan modal besar kepada PT Pelayaran Nasional Indonesia (Persero) atau Pelni. Langkah strategis ini diambil guna memastikan konektivitas antar-wilayah di Indonesia tetap terjaga, sekaligus meremajakan sejumlah armada kapal penumpang yang kini menjadi tulang punggung mobilitas masyarakat di berbagai pelosok nusantara.

Landasan Hukum dan Sumber Pendanaan Strategis

Pemberian suntikan modal negara (PMN) sebesar Rp 2,5 triliun ini tertuang dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 53 Tahun 2025. Beleid tersebut telah ditandatangani oleh Presiden Prabowo pada 30 Desember 2025 sebagai bagian dari postur APBN 2025. Dana tambahan ini bukan sekadar bantuan finansial biasa, melainkan instrumen penugasan negara kepada Pelni untuk memperkuat aksesibilitas di wilayah kepulauan.

Mekanisme penyaluran modal ini dilakukan melalui Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara). Selanjutnya, suntikan dana tersebut akan diteruskan menjadi penambahan penyertaan modal ke dalam modal saham Pelni, dengan tetap mempertahankan status saham seri A Dwiwarna milik Negara Republik Indonesia sebesar satu persen guna menjaga kontrol pemerintah terhadap perusahaan.

Fokus Pengadaan Tiga Kapal Penumpang Ekonomi

Visi utama dari kucuran dana jumbo ini adalah pengadaan tiga unit kapal penumpang baru kategori kelas ekonomi. Sesuai dengan pasal 1 ayat 2 dalam PP tersebut, pemerintah menginstruksikan Pelni untuk melibatkan industri galangan kapal dalam negeri dalam proses pembuatannya. Hal ini diharapkan dapat memberikan efek domino positif bagi industri maritim domestik sekaligus menciptakan lapangan kerja di sektor tersebut.

Langkah peremajaan armada ini dianggap mendesak untuk menggantikan kapal-kapal lama yang sudah melampaui masa operasional optimal. Dengan kapal yang lebih modern dan efisien, Pelni diharapkan mampu memberikan layanan transportasi laut yang lebih aman, nyaman, dan andal bagi penumpang kelas ekonomi di seluruh rute pelayaran nasional.

Mendukung Konektivitas dan Ketahanan Maritim Nasional

Sebagai perusahaan pelayaran pelat merah, Pelni memegang peran krusial dalam menyediakan angkutan laut yang terjangkau bagi masyarakat. Suntikan modal ini diharapkan dapat mempersempit kesenjangan akses antar-wilayah, terutama bagi daerah-daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T). Selain fokus pada penumpang, penguatan armada ini juga merupakan bagian dari strategi besar untuk memperkokoh posisi Indonesia sebagai negara kepulauan dengan sistem logistik dan transportasi laut yang tangguh.

Pemerintah menegaskan bahwa setiap rupiah dari investasi ini harus dipertanggungjawabkan melalui peningkatan kualitas layanan publik. Melalui pengawasan dari BPI Danantara, Pelni dituntut untuk menjalankan proses pengadaan kapal secara transparan dan akuntabel guna memastikan tujuan pemerataan pembangunan melalui jalur laut dapat tercapai secara maksimal.

Terkini