Plt Bupati Langkat Tiorita Surbakti Ikuti Pidato Kenegaraan Presiden, Tekadkan Kolaborasi Program Pusat ke Daerah

Plt Bupati Langkat Tiorita Surbakti Ikuti Pidato Kenegaraan Presiden, Tekadkan Kolaborasi Program Pusat ke Daerah
Plt Bupati Langkat Tiorita Surbakti memimpin Rapat Paripurna DPRD untuk menyimak Pidato Kenegaraan Presiden RI, Jumat (14/8/2026).

LANGKAT — Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Langkat, Tiorita Br Surbakti, menegaskan komitmennya untuk menerjemahkan arahan Presiden RI Prabowo Subianto dalam Pidato Kenegaraan 2026 ke dalam program nyata di daerah. Penegasan ini mengemuka setelah ia memimpin jalannya Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Langkat yang khusus digelar untuk menyimak pidato Presiden melalui siaran televisi, Jumat (14/8/2026).

Momentum HUT ke-81 Republik Indonesia yang mengusung tema "Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur" dijadikan pijakan bagi jajaran Pemkab Langkat untuk mempercepat realisasi pembangunan. Tiorita menyebut, kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah menjadi kunci agar program-program strategis dapat dirasakan langsung oleh masyarakat di tingkat bawah.

Fokus Kolaborasi pada Program Berdampak Langsung

Menindaklanjuti pidato Presiden, Tiorita menyatakan dukungan penuh terhadap sejumlah program prioritas nasional yang dinilai relevan dengan kebutuhan warga Langkat. Ia memastikan program seperti Makanan Bergizi Gratis (MBG), Sekolah Rakyat, hingga Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih akan menjadi perhatian serius dalam perencanaan pembangunan daerah.

"Pemkab Langkat terus mendukung pembangunan bangsa di berbagai sektor sesuai dengan arahan Presiden Republik Indonesia dan pemerintah pusat. Kita akan terus berkolaborasi dan memastikan program pembangunan dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat," ujar Tiorita.

Momentum HUT RI untuk Perkuat Gotong Royong

Di luar aspek kebijakan, Tiorita juga mengajak seluruh elemen masyarakat Langkat memaknai peringatan kemerdekaan tahun ini sebagai penguat semangat kebangsaan. Ia mengajak warga melanjutkan perjuangan para pahlawan melalui kerja nyata dan persatuan.

"Mari kita jadikan peringatan Hari Kemerdekaan ke-81 ini sebagai momentum untuk meningkatkan semangat meneruskan perjuangan para pahlawan. Dengan kerja keras, persatuan dan gotong royong, mari kita berkontribusi untuk kemajuan bangsa dan peningkatan kesejahteraan masyarakat," tambahnya.

Harapannya, semangat yang disampaikan dalam pidato kenegaraan tersebut dapat menjadi penguat bagi pemerintah daerah dalam menjalankan pembangunan yang berorientasi pada kepentingan masyarakat.

Catatan Ekonomi dan Kebijakan Strategis Nasional

Dalam pidatonya, Presiden Prabowo memaparkan sejumlah capaian pemerintah yang menjadi perhatian daerah. Di sektor pangan, pemerintah mengklaim telah mencapai swasembada delapan komoditas, termasuk beras, jagung, gula konsumsi, cabai, dan bawang merah. Sementara di sektor energi, implementasi program biodiesel B50 berbahan baku kelapa sawit terus didorong untuk mewujudkan swasembada energi.

Presiden juga menegaskan keberlanjutan program prioritas seperti revitalisasi sekolah dan Kampung Nelayan Merah Putih. Pemerintah menyebut telah melaksanakan 121 kebijakan transformatif selama 663 hari kepemimpinan Kabinet Merah Putih, atau rata-rata satu kebijakan setiap lima hari.

Pada bidang ekonomi, Presiden Prabowo menyampaikan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada semester I 2026 mencapai 5,45 persen. Pemerintah optimistis angka tersebut dapat mencapai 6 persen hingga akhir tahun, yang disebut sebagai capaian semester pertama tertinggi dalam 13 tahun terakhir.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index